ALAMAT - CIATER BARAT Rt 5 Rw 2 Jln. PONPES AINUROHMAH SERPONG TANGERANG INDONESIA

Minggu, 27 Januari 2013

وَ قَالَ بَعْضُ السَّلَفِ لِابْنِهِ : إِذَا دَعَتْكَ نَفْسُكَ إِلٰى كَبِيْرَةٍ فَارْمِ بِبَصَرِكَ إِلَى السَّمَاءِ وَاسْتَحِ مِمَّنْ فِيْهَا فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ وَاسْتَحِ مِمَّنْ فِيْهَا فَإِنْ كُنْتَ لَا مِمَّنْ فِى السَّمَاءِ تَخَافُ وَلَا مِمَّنْ فِى الْأَرْضِ يَسْتَحْيِىْ فَارْمِ بِبَصَرِكَ إِلَى الْأَرْضِ فَاعْدُدْ نَفْسَكَ فِى عَدَدِ الْبَهَاىِٔمِ (تنبيه الغافلين ١٧٣)

Sebagian salaf (orang kuno) berkata pada anaknya : “ Jika hawa nafsumu mengajakmu untuk melakukan dosa besar, maka buanglah pandanganmu ke langit dan malulah pada orang di dalam langit ( yakni Alloh dan para malaikat). Jika kamu tidak dapat berbuat demikian maka buanglah pandanganmu ke bumi dan malulah pada orang2 di dalam bumi. Jika kamu tidak takut pada orang di dalam langit dan tidak malu pada orang di dalam bumi, maka anggaplah dirimu dalam hitungan seekor binatang” (Tanbiihul ghoofilin : 173

Tidak ada komentar:

Posting Komentar